Kesebelah,
Berita Al-Quran pasti benar dan hukumnya adil. Sesuai firman Allah SWT : “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quraan) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia lah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’aam : 115)
Keduabelas,
Di dalam Al-Quran terdapat kisah-kisah yang nyata dan tidak (bersifat) khayalan. Firman Allah SWT : “Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Fir’aun dengan benar untuk orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Qashash : 3). Firman Allah SWT : “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS. Al-Kahfi : 13). Dan firman Allah SWT : “Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Imran : 62)
Ketigabelas,
Al-Quran mengumpulkan antara kebutuhan dunia dan akhirat. Sesuai firman Allah SWT : “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni’matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qashash : 77)
Keempatbelas,
Al-Quran memenuhi semua kebutuhan hidup manusia baik berupa aqidah, ibadah, hukum (mu’amalah), akhlak, politik, ekonomi dan permasalahan hidup lainnya, sesuai firman Allah SWT : “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.” (QS. Al-An’aam : 38). Dan firman Allah SWT : “(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl : 89)
Kelimabelas,
Orang yang mahir dengan Al-Quran bersama malaikat yang mulia sedang orang yang membaca Al-Quran dengan tertatih-tatih dan ia bersemangat (bersunggu-sungguh), maka baginya 2 pahala. (HR. Bukhari-Muslim).
Keenambelas,
Orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya adalah orang yang paling baik. Sesuai sabda Rasulullah SAW : “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya ke orang banyak. (HR. Bukhari).
Ketujuhbelas,
AL-Quran sebagai pemberi petunjuk dan pemberi kabar gembira, sesuai firman Allah SWT : “Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (QS. Al-Isra : 9)
Kedelapanbelas,
Al-Quran menenangkan hati dan memantapkan keyakinan, sesuai firman Allah SWT : “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar Ra’d : 28).
Kesembilanbelas,
Banyak surat dalam AL-Quran mengajak kepada tauhid terutama tauhid uluhiyah dalam beribadah, berdoa, minta pertolongan. Sesuai firman Allah SWT : “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. (QS. Al-Fatihah : 5), firman Allah SWT : “Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. (QS. Al-Ikhlas : 1), firman Allah SWT : “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh. (QS. Al-Falaq : 1), firman Allah SWT : “Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. (QS. An-Naas : 1). Dan firman Allah SWT : “Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah. Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya. Katakanlah: “Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya”. (QS. Al-Jin : 18-20)
Keduapuluh,
Al-Quran merupakan sumber syari’at islam yang pertama Allah SWT turunkan kepada Muhammad untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan kufur, syirik dan kebodohan menuju cahaya keimanan, tauhid dan ilmu. Sesuai firman Allah SWT : “Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (QS. Ibrahim : 1).
Keduapuluh satu,
Orang yang membaca Al-Quran maka diakhirat kelak orang tuannya akan diberikan mahkota cahaya dari mu’adz al juhani r.a Rasulullah bersabda : “Barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang cahanya lebih terang dari cahaya matahari. (HR. Ahmad & Abu Daud)
Subahanallah, betapa istimewanya Al-Quran, apalagi kalau sampai kita membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Quran kepada orang lain.. Untuk itu marilah kita sama-sama membaca Al-Quran, memahami, dan mengamalkan Al-Quran…Insya Allah!
Bagi sahabat yang mau menambahakan keistimewaan Al-Quran, silakan menambahkan dikotak komentar. Trim :)
Posted in Tausiyah Singkat Tentang Alquran | Tagged Keistimewaan Al-Quran, memahami Al-Quran, membaca Al-Quran, mengamalkan Al-Quran
Berita Al-Quran pasti benar dan hukumnya adil. Sesuai firman Allah SWT : “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quraan) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah robah kalimat-kalimat-Nya dan Dia lah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’aam : 115)
Keduabelas,
Di dalam Al-Quran terdapat kisah-kisah yang nyata dan tidak (bersifat) khayalan. Firman Allah SWT : “Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Fir’aun dengan benar untuk orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Qashash : 3). Firman Allah SWT : “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS. Al-Kahfi : 13). Dan firman Allah SWT : “Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Imran : 62)
Ketigabelas,
Al-Quran mengumpulkan antara kebutuhan dunia dan akhirat. Sesuai firman Allah SWT : “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni’matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qashash : 77)
Keempatbelas,
Al-Quran memenuhi semua kebutuhan hidup manusia baik berupa aqidah, ibadah, hukum (mu’amalah), akhlak, politik, ekonomi dan permasalahan hidup lainnya, sesuai firman Allah SWT : “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.” (QS. Al-An’aam : 38). Dan firman Allah SWT : “(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl : 89)
Kelimabelas,
Orang yang mahir dengan Al-Quran bersama malaikat yang mulia sedang orang yang membaca Al-Quran dengan tertatih-tatih dan ia bersemangat (bersunggu-sungguh), maka baginya 2 pahala. (HR. Bukhari-Muslim).
Keenambelas,
Orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya adalah orang yang paling baik. Sesuai sabda Rasulullah SAW : “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya ke orang banyak. (HR. Bukhari).
Ketujuhbelas,
AL-Quran sebagai pemberi petunjuk dan pemberi kabar gembira, sesuai firman Allah SWT : “Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (QS. Al-Isra : 9)
Kedelapanbelas,
Al-Quran menenangkan hati dan memantapkan keyakinan, sesuai firman Allah SWT : “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar Ra’d : 28).
Kesembilanbelas,
Banyak surat dalam AL-Quran mengajak kepada tauhid terutama tauhid uluhiyah dalam beribadah, berdoa, minta pertolongan. Sesuai firman Allah SWT : “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. (QS. Al-Fatihah : 5), firman Allah SWT : “Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. (QS. Al-Ikhlas : 1), firman Allah SWT : “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh. (QS. Al-Falaq : 1), firman Allah SWT : “Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. (QS. An-Naas : 1). Dan firman Allah SWT : “Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah. Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya. Katakanlah: “Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya”. (QS. Al-Jin : 18-20)
Keduapuluh,
Al-Quran merupakan sumber syari’at islam yang pertama Allah SWT turunkan kepada Muhammad untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan kufur, syirik dan kebodohan menuju cahaya keimanan, tauhid dan ilmu. Sesuai firman Allah SWT : “Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. (QS. Ibrahim : 1).
Keduapuluh satu,
Orang yang membaca Al-Quran maka diakhirat kelak orang tuannya akan diberikan mahkota cahaya dari mu’adz al juhani r.a Rasulullah bersabda : “Barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang cahanya lebih terang dari cahaya matahari. (HR. Ahmad & Abu Daud)
Subahanallah, betapa istimewanya Al-Quran, apalagi kalau sampai kita membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Quran kepada orang lain.. Untuk itu marilah kita sama-sama membaca Al-Quran, memahami, dan mengamalkan Al-Quran…Insya Allah!
Bagi sahabat yang mau menambahakan keistimewaan Al-Quran, silakan menambahkan dikotak komentar. Trim :)
Posted in Tausiyah Singkat Tentang Alquran | Tagged Keistimewaan Al-Quran, memahami Al-Quran, membaca Al-Quran, mengamalkan Al-Quran
Makasih gan buat informasinya semoga bermanfaat buat kita semua salam kenal aja
by Admin KTS